Konon sekitar tahun 1850 seorang pemuda berusia 21 tahun bernama Levi Strauss tiba di San Francisco, Amerika, dari Bavaria, Eropa, untuk mencoba peruntungannya, ia tidak menyadari bahwa dia sedang membuat sebuah sejarah yang menjadi sumbangan terbesar Amerika bagi dunia mode hingga sekarang. Strauss mencoba menjual tenda-tenda kanvas kepada para